Aku sedang merindu, akan segala romansa yang tercipta dikala gerimis menyapa. Aku tercandu, akan senyum dan tawamu yang tercipta disaat kamu tergoda. Aku terpesona, akan segala pemikiran dan jawaban yang terucapkan dari bibirmu, disaat aku meragu. Namun aku bukanlah siapa, aku hanyalah ada, namun tak berada. Dan aku memilih untuk tidak menginginkan melainkan menjalani untuk melalui. Beginipun aku telah merasakan indah. Rasa inginku melebur, saat ku tahu kau sudah bahagia disana. Membuatku tak perlu lagi berpikir keras untuk membahagiakanmu. Tak bisa aku sembunyikan senyumku apabila hariku dipenuhi keberadaanmu, lagi. Namun kita tidak tahu, kita memang ada, namun keberadaannya hanya terdeteksi dihati masing-masing. Sejak dulu, kini, hingga mungkin nanti. Aku rindu.
I'm writing this in a train, it's raining cat and dog outside.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar